Sapaan Gembala - Hidup

Sabtu, 19 Juli 2025 oleh Pdt. Ezra Rinaldi

Pendeta yang satu ini sudah pernah menyapa kita beberapa kali. Dia adalah salah seorang pendeta GKI dengan basis pelayanan GKI Pregolan nan Bunder itu. Namanya Ezra Rinaldi. 

Ezra dilahirkan di Surabaya tanggal 17 Juli 1978, sebagai anak kedua dari 2 bersaudara dalam keluarga pasutri Yohanes Hofman-Anni Mariani. Ia betul-betul Surabayanese. SD s/d Perguruan Tinggi ditempuhnya di Surabaya. Loh memangnya di kota Surabaya ada Perguruan Tinggi Teologi yg didukung GKI? No, tentu saja tidak. Dan Ezra menempuh dan menyelesaikan studi S1 bukan di Fakultas Teologi melainkan di Fakultas Hukum, tepatnya di Universitas Surabaya (Ubaya). 

Koq bisa jadi pendeta GKI? Ya bisalah, khan ada jalur buat anggota GKI yang sudah selesai S1 dari bidang non teologi bisa berproses dalam jalur kependetaan setelah menempuh studi teologi, entah dengan studi S1 lagi, atau studi S2 teologi persisnya jalur Magister Ministri atau Magister Divinity (yang saat itu masih diselenggarakan di UKDW). Nah karena meyakini bahwa panggilannya adalah untuk melayani sebagai pendeta, maka Ezra menempuh kedua jalur studi lanjut itu di UKDW. Program M.Min. (2007-2009) dan M.Div. (2009-2013).

GKI Preg-Bun memang tidak mau rugi. Ezra yang adalah anggota Jemaat GKI Preg-Bun itu diberi kesempatan untuk mengenal pelayanan gerejawi secara penuh waktu mulai 2004 hingga 2009 di Jemaatnya itu. Kemudian Ezra menjalani proses kependetaan di Jemaat yang sama sampai akhirnya tanggal 21 Agustus 2017 ditahbiskan sebagai pendeta GKI dengan basis pelayanan GKI Preg-Bun.

Ini sharing pengalaman pelayanan dari Pdt. Ezra: ”Salah satu pelayanan yang sering dilakukan oleh seorang pendeta adalah mendoakan mereka yang sakit, terutama mereka yang ada dalam kondisi kritis. Dalam beberapa kesempatan mendoakan mereka ini, saya sering menjumpai bahwa yang saya doakan bukannya boleh pulang ke rumah tapi justru berpulang ke rumah Bapa di Sorga... Sehingga sempat terbersit pemikiran usil, "Wah, jangan-jangan saya jadi pendeta pencabut nyawa…” (Kalau di cerita silat itu namanya Giam Lo Ong)

Pdt. Ezra Rinaldi kembali menyapa kita dalam SG-GKI hari Sabtu 19 Juli 2025. (Pengantar dari catatan terdahulu disunting oleh Ronny N., sharing Pdt. Ezra, video diedit dan diunggah oleh sdr. Sigit dari kantor Sinode GKI)