Sapaan Gembala - Sukacita ke Rumah Tuhan

Sabtu, 26 Juli 2025 oleh Pdt. Berghouser Benget Tambunan

Namanya Berghouser Benget Tambunan. Karena Berghouser rada susah disebut, sementara Tambunan terlalu umum, maka ia biasa dipanggil Pdt. Benget, bukan pendeta Banget (yang ini masih perlu terus dibuktikan)

Pdt. Benget berbagi cerita: ”Saya telah melayani di GKI Ampera  lebih dari 20 tahun. Istri saya juga seorang pendeta dari Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM), bernama Pdt Keyse Libertinia Supit, M.Th dan seringkali turut melayani di sejumlah jemaat GKI di lingkup GKI Klasis Jakarta II maupun Jakarta I.

Jemaat GKI Ampera tengah mengurus perijinan Gedung Gereja di Jl. Durian No1 Jagakarsa Jakarta Selatan. Jemaat berharap ijin bisa keluar pada tahun 2025 ini. Ada 3 alasan utama jemaat GKI Ampera mengurus perijinannya. Pertama, tanah tersebut sudah dimiliki sejak tahun 1989. Kedua, jumlah orang Kristen di  kecamatan Jagakarsa telah mencapai 13.000 orang (Data BPS) dan 250 orang di antaranya adalah jemaat GKI Ampera. Dan ketiga, belum adanya Gedung gereja mulai dari Cilandak hingga Depok Utara. Mari kita mendukung dalam doa pergumulan Jemaat ini.

Selama masih belum dapat dilakukan Ibadah Minggu pada Gedung Gereja di Jl. Durian, Jemaat GKI Ampera sejak Desember tahun 2022 lalu, masih menyewa sebuah tempat di Graha Simatupang sebagai tempat ibadah setiap minggunya. Sekalipun perjalanan ini sulit, namun sukacita jemaat senantiasa datang dalam beribadah. Memang dibutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam doa dan pengharapan pada situasi saat ini. Jemaat GKI Ampera sangat terbuka bilamana ada jemaat GKI lainnya turut bersama melayani dalam mengisi pujian di tengah Ibadah Minggu mereka pada pukul 09.00 WIB. Tuhan Yesus memberkati.”

Dalam SG-GKI hari Sabtu 26 Juli 2025 kita kembali disapa oleh Pdt.Benget yang Tambunan banget itu. (Awalan oleh Ronny N., sharing Pdt. Benget, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dari kantor Sinode GKI)