Pdt. Maureen Christine dari GKI Denpasar, Bali kembali menyapa kita dalam SG-GKI hari Sabtu 2 Agustus 2025.
Ini cerita Pdt. Maureen tentang Jemaat yang dilayaninya: "GKI Denpasar disebut juga dengan gereja transit. Karena banyak jemaat maupun simpatisan yang datang untuk beribadah dan melayani, namun tidak selamanya menetap di Denpasar, Bali.
Sebagian besar setelah lulus kuliah akan kembali ke daerah asal atau ada yang dipindahkan tugas pekerjaannya di luar Bali atau karena faktor lainnya, akhirnya harus membuat jemaat dan simpatisan tidak selalu menetap di Bali. Hal inilah yang menjadikan GKI Denpasar menjadi gereja transit.
Namun dalam kondisi ini, jumlah jemaat di GKI Denpasar setiap tahun bukan semakin menurun, tapi semakin meningkat. Dalam BKJ 2024 - 2025 diketahui jumlah jemaat mencapai 1.073. Simpatisannya kemungkinan lebih banyak lagi. Hal ini terlihat melalui perhitungan pengisian form Perjamuan Kudus.
Kiranya semakin bertambah banyak, GKI Denpasar terus menjadi gereja yang bersahabat bagi siapapun yang transit untuk beribadah dan melayani bersama.
(Sharing Pdt. Maureen, video diedit dan diunggah oleh Sdr. Sigit dari Kantor Sinode GKI)