Nama lengkapnya Betharia Kristine Setyaningrum. Betha, begitu biasa saya memanggilnya, lahir di Pekalongan, 21 Februari 1990. Pendidikan dasar s/d menengah atas diselesaikannya di kota kelahirannya. Dia menjalani dan menyelesaikan pendidikan teologi di Fakultas Teologi UKDW, Yogyakarta. Sebelum ditahbiskan, Betha menikah dengan Nathanielle Sonny Albert Susanto pada tanggal 21 November 2020. Setelah menempuh proses kependetaan yang diatur dalam Tager-Talak GKI, Betha yang adalah anak sulung dari empat bersaudara ini, akhirnya ditahbiskan sebagai pendeta GKI dengan basis pelayanan jemaat GKI Weleri Plelen pada masa pandemi, persisnya tanggal 14 Juli 2021.
Pdt. Betharia berbagi pengalaman: ”Suatu waktu, di depan pastori, seorang bapak pemulung yang sudah sepuh, terlihat mendekat mengayuh sepeda ontelnya. Ia pergi dari satu rumah ke rumah lain, mencari kardus, botol plastik, dan barang-barang bekas lain untuk menyambung hidup.
Saya berpikir, “Kasihan sekali bapak ini.” Saya pun berniat memberi sedikit uang untuk sekadar membantu, sekadar meringankan langkahnya hari itu. Ketika saya menghampirinya dan menyodorkan uang itu, saya tidak siap dengan apa yang terjadi selanjutnya. Bapak itu justru menolak dengan lembut. Sambil tersenyum tipis, ia berkata dalam bahasa Jawa, “Ojo, Nok… sangune disimpen wae.” (Jangan, Nak… uang jajannya disimpan saja.)
Saya tertegun. Ada rasa geli karena saya disangka masih anak SMP/SMA. Namun pada saat yang sama, ada rasa haru yang pelan-pelan memenuhi hati saya. Rupanya, di mata bapak itu, sayalah yang perlu dijaga. Bukan dia yang sudah sepuh, bukan dia yang setiap hari mengayuh sepeda tua demi hidup melainkan saya, yang ia anggap masih anak-anak. Di situlah saya terdiam. Di tengah kekurangan, bapak itu ternyata memiliki sesuatu yang spesial: hati yang baik dan martabat yang tidak mau mengambil apa pun dari orang lain bahkan dari seseorang yang ia kira lebih membutuhkan darinya.”
SG-GKI hari Jumat 30 Januari 2026 akan dilayankan oleh Pdt.Betharia Kristine. (Awalan diolah oleh Ronny N., sharing Pdt.Betha, video diedit dan diunggah oleh Sdr. Sigit dari kantor Sinode GKI)
