Jahja PT, demikian ia dikenal dan biasa dipanggil oleh teman2 seangkatannya di STT Jakarta. Apakah karena dia memiliki perusahaan, Perseroan Terbatas, makanya dia dipanggil PT? Ooh bukan, kalau seperti itu namanya akan menjadi PT Jahja. Ada PT nya karena di belakang nama Jahja ada terusannya, yaitu Purwanto Tanuatmadja.
Dia dilahirkan di Tuban tahun 1951 (selama ini saya pikir dia orang Cirebon). Ko John, begitu saya biasa memanggilnya, menempuh studi teologi di STT Jakarta dan lulus tahun 1975. Lalu dia mulai berproses di di GKI Metro, diteguhkan sebagai TTK (Tua-tua Khusus) 11 Juli 1976 dan ditahbiskan tanggal 6 Juli 1977. Pdt. Jahja melayani di GKI Metro sampai tahun 1983. Di Metro dia ketemu jodoh, Jenny L.Sutanto, mereka menikah tanggal 4 Maret 1984. Tahun ’80-’82 Pdt.Jahja sempat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lampung sampai mencapai gelar BcHk. Tidak dia selesaikan karena keburu pindah ke Bandung dan melayani di GKI Kebonjati tahun 1983-1989.
Ketika melayani di Kebonjati Tuhan menganugerahkan seorang putra pada Pdt.Jahja dan istri, yaitu Abram Pratama Tanuatmadja yang sudah menyelesaikan studi spesialis penyakit dalam dan memberinya 2 orang cucu. Seiring waktu, satu persatu wilayah-wilayah GKI Kebonjati berproses menjadi Jemaat, termasuk GKI Pasirkaliki. Pdt.Jahja lalu diproses dan diteguhkan menjadi pendeta GKI Pasirkaliki. Di GKI Pasirkaliki inilah Pdt.Jahja PT melayani sejak tahun 1989 sampai dia diemeritasikan pada tanggal 8 Januari 2013. Kala melayani di GKI Paskal Pdt.Jahja dan ibu Jenny dianugerahi seorang putri yang diberi nama Amazia Pravianti Tanuatmadja.
Pdt.Em. Jahja PT akan menemani kita dalam SG-GKI hari Rabu 22 April 2026. (Pengantar dr catatan terdahulu yg bersumber dari catatan Pdt.Em. Jahja PT, disunting oleh Ronny.N., video diedit dan diunggah oleh Sdr. Sigit dari kantor Sinode GKI)
